Panduan Pasang Decal
Bisa dikerjakan sendiri di rumah. Siapkan waktu 1–2 jam, kerjakan di tempat teduh yang tidak berangin dan tidak berdebu.
Alat yang Dibutuhkan
Hair dryer atau heat gun
Melunakkan decal supaya mengikuti lekukan bodi. Heat gun harus di setelan paling rendah — panas berlebih bikin laminasi melepuh.
Kain microfiber
Untuk mengelap bodi dan menekan decal tanpa meninggalkan baret halus.
Kartu plastik atau squeegee
Mendorong udara dan air keluar. Bungkus ujungnya dengan kain supaya tidak menggores laminasi.
Botol semprot berisi air sabun
Sedikit sabun cair dalam air bersih. Bikin decal bisa digeser dulu sebelum menempel permanen — sangat membantu untuk pemula.
Cutter baru dan gunting kecil
Merapikan tepi dan lubang baut. Mata pisau tumpul akan menarik dan menyobek decal.
Alkohol isopropil dan kain kering
Mengangkat sisa wax, silikon semir, dan minyak. Jangan pakai tiner atau bensin — cat bisa rusak.
Obeng atau kunci untuk melepas bodi
Hasil paling rapi didapat kalau panel dilepas dulu. Foto posisi baut sebelum dibongkar.
Jangan memasang decal di bodi yang catnya retak, mengelupas, atau baru dicat ulang kurang dari 30 hari. Lem akan menarik lapisan cat yang belum kering sempurna saat decal suatu saat dilepas.
Langkah Pemasangan
Cuci dan keringkan bodi sampai benar-benar bersih
Cuci motor, lalu keringkan total. Setelah kering, lap seluruh permukaan yang akan ditempel dengan kain yang dibasahi alkohol isopropil untuk mengangkat sisa wax dan minyak. Debu sekecil apa pun akan terlihat sebagai benjolan di bawah decal.
Lepas panel yang perlu dilepas
Shroud, spakbor, tutup tangki, dan cover samping jauh lebih gampang ditempel dalam kondisi terlepas — tepinya bisa dilipat masuk. Kumpulkan bautnya di wadah dan foto posisinya sebelum dibongkar.
Coba pasang kering (dry fit) dulu
Tempelkan tiap potongan ke bodinya tanpa melepas kertas belakang. Cocokkan lubang baut dan garis lekukannya, lalu tandai posisinya dengan selotip kertas. Di tahap ini kesalahan masih gratis.
Semprot air sabun (untuk panel besar)
Semprot tipis permukaan bodi dan sisi lem decal. Lapisan air ini memberi kesempatan menggeser decal beberapa milimeter sebelum lemnya menggigit. Panel kecil seperti nomor start justru lebih baik ditempel kering.
Tempel dari tengah ke tepi
Buka kertas belakang sedikit demi sedikit — jangan sekaligus. Tempelkan bagian tengah dulu, lalu dorong keluar ke kiri dan kanan dengan squeegee sambil menekan sedang. Udara dan air terdorong keluar mengikuti arah dorongan, bukan terjebak di tengah.
Panaskan bagian lekukan
Di lekukan, sudut, dan tonjolan, panaskan decal dengan hair dryer dari jarak 10–15 cm sampai terasa lentur, lalu tarik pelan dan tekan mengikuti bentuk bodi. Jangan pernah menarik decal dalam kondisi dingin — bekas tarikannya tidak bisa hilang.
Rapikan tepi dan lubang baut
Potong sisa decal dengan cutter baru, sisakan 2–3 mm untuk dilipat ke balik panel. Buat guntingan kecil berbentuk kipas di sudut lengkung supaya lipatannya tidak berkerut. Panaskan sebentar lalu tekan 5 detik dengan microfiber supaya lem mengunci.
Pasang kembali dan cek hasilnya
Pasang panel ke motor, lalu periksa dari beberapa sudut. Gelembung kecil bisa ditusuk dengan ujung jarum di titik tengahnya lalu ditekan keluar; gelembung besar lebih baik dibuka ulang sedikit dan ditempel lagi selagi lem masih baru.
Aturan panas: hangat, bukan panas. Kalau permukaan decal sudah tidak nyaman disentuh telapak tangan, itu tandanya terlalu panas — jauhkan hair dryer dan tunggu beberapa detik sebelum lanjut menekan.
Perawatan Setelah Pasang
24 jam pertama: jangan dicuci
Lem butuh waktu mengeras. Hindari air, hujan deras, dan terutama cuci steam atau air bertekanan tinggi selama sehari penuh setelah pemasangan.
Cuci dengan jarak aman
Setelah lewat 24 jam pun, arahkan semprotan tekanan tinggi dari jarak minimal 30 cm dan jangan tegak lurus ke tepi decal — tepi adalah titik paling gampang terangkat.
Bensin tumpah harus langsung dilap
Saat mengisi bahan bakar, tumpahan bensin melarutkan laminasi kalau dibiarkan. Segera lap dengan kain lembap, lalu keringkan.
Lap searah, bukan memutar
Mengelap dengan gerakan memutar membuat baret halus melingkar yang terlihat jelas saat kena matahari. Lap searah garis decal dengan microfiber bersih.
Hindari sikat kasar dan cairan keras
Sabun cuci motor biasa sudah cukup. Jauhkan dari tiner, bensin sebagai pembersih, semir ban, dan sikat kaku.
Parkir di tempat teduh kalau bisa
Laminasi memang tahan panas dan sinar matahari, tapi parkir teduh tetap memperpanjang usia warnanya, terutama untuk warna merah dan neon.
Kalau ada tepi yang mulai terangkat, jangan ditarik. Panaskan sebentar dengan hair dryer lalu tekan kembali dengan microfiber selama beberapa detik — biasanya langsung menempel lagi.
Ragu Pasang Sendiri?
Tidak semua orang perlu memasang sendiri. Bengkel variasi atau tukang stiker di kotamu biasanya bisa memasangkan dalam waktu singkat dengan hasil rapi, dan ongkosnya jauh lebih murah daripada mengganti kit yang telanjur rusak karena salah pasang.
Kerusakan akibat pemasangan tidak termasuk garansi — ketentuan lengkapnya ada di Pengiriman & Pengembalian. Belum punya kitnya? Lihat semua desain atau baca Cara Pesan.
Butuh bantuan?
Tanya ketersediaan desain, kecocokan model motor, atau status pesanan langsung ke admin. Dibalas Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB.